Halaman

Daftar Blog Saya

Senin, 09 Mei 2011

Klasifikasi Wilayah

Menurut logika Aristoteles, bahwa segala sesuatu dapat diberikan definisi atau batasan pengertian dari tiga sudut pandangan, yaitu: (1) dari uraian materiil, (2) menurut hubugan formal, (3) dikaitkan dengan tujuan atau sasaran akhir. Konsep wilayah/region mempunyai tiga macam pengertian: (a) wilayah homogin, (b) wilayah polarisasi, (c) wilayah perencanaan 

Rabu, 13 April 2011

HAKEKAT GEOGRAFI MENURUT PARA AHLI:

DALDJOENI, hakekat geografi sebagai berikut:
a.Sebagai ilmu pengetahuan bio-fisis
b.Sebagai relasi timbale balik manusia alam
c.Sebagai ekologi manusia
d.Sebagai telaah bentang alam
e.Sebagai telaah sebaran gejala alam atau gejala sosial tertentu
f.Sebagai teori tentang ruang bumi
GINSBURG, hakekat geografi sebagai berikut:
a.Sebagai ikhtisar fakta
b.Sebagai studi tentang pengaruh lingkungan
c.Sebagai studi tentang hubungan antara manusia dan alam
d.Sebagai studi bentang alam
e.Sebagai ekologi manusia
f.Sebagai ilmu distribusi
LAMBOOY hakekat geografi sebagai berikut:
a.Suatu telaah tentang perbedaan dan integrasi wilayah
b.Bertugas menelaah gejala dalam kaitannya dengan ruang
c.Bertujuan menemukan poladan ikatan-ikatan yang azasi
d.Bertugas menyelidiki obyek yang terintegrasi dalam persebaran keruangannya
e.Ilmu tentang lokasi
f.Menelaah ruang dan relasi keruangan

Selasa, 12 April 2011

SUNGAI DI INDONESIA DAN EKOLOGINYA

1. Sifat-sifatnya
a. Di Pulau Jawa:
• Sungai-sungainya pendek
• Alirannya deras
• Daya erosi besar
• Banyak mengangkut materi hasil erosi (lumpur, pasir, dll)
• Sudah tidak berfungsi untuk lalu-lintas ke daerah pedalaman
b. Di Pulau Sumatera
• Sungai-sungainya panjang
• Alirannya tenang
• Muaranya berbentuk esturia (corong)
• Daya erosi tidak besar (airnya jernih)
• Sangat besar artinya untuk lalu lintas ke daerah pedalaman
c. Di Pulau Kalimantan
• Sungai-sungainya panjang-panjang dan lebar-lebar
• Alirannya tenang
• Muaranya berbentuk estuaria
• Daya erosi tidak besar (airnya jernih)
• Sangat besar artinya untuk lalu lintas ke daerah pedalaman

2. Manfaatnya
a. Menghasilkan ikan
b. Menghasilkan bahan bangunan (pasir,batu,dll)
c. Untuk pengairan
d. Untuk pembangkit tenaga listrik
e. Untuk lalu lintas dan pengangkutan
f. Untuk mencukupi keperluan air minum

Sumber bacaan: salldein,dkk (Geografi dan Kependudukan)

Sabtu, 26 Maret 2011

TEORI DIFUSI

Dalam istilah sehari-hari difusi berarti pemencaran, penyebaran, atau penjalaran, seperti penyebaran berita dari mulut ke mulut, penjalaran penyakit dari suatu daerah ke daerah lain, penyebaran kebudayaan dari suatu suku ke suku lain. Dalam geografi, difusi mempunyai dua arti yang berbeda.

Pertama, difusi ekspansi (expansion diffusion) yaitu suatu proses dimana informasi, material dan sebagainya menjalar melalui suatu populasi dari suatu daerah ke daerah yang lain. Dalam proses ekspansi ini informasi atau material yang di-difusi-kan tetap ada dan kadang-kadang menjadi lebih intensif di tempat asalnya. Hal ini berarti bahwa terjadi penambahan jumlah anggota baru pada populasi antra periode dua waktu (waktu w1 dan w2) dan penambahan anggota baru tersebut mengubah pola keruangan populasi secara keseluruhan. Ini berarti bahwa daerah asal mengalami perluasan oleh karena terdapat tambahan anggota baru dalam populasi.

Kedua, difusi penampungan (relocation diffusion) merupakan proses yang sama dengan penyebaran keruangan dimana informasi atau material yang didifusikan meninggalkan daerah yang lama dan berpindah atau ditampung di daerah yang baru. Ini berrati bahwa anggota dari populasi pada waktu w1 berpindah letaknya dari waktu w1 hingga w2. Perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan meninggalkan tempat yang lama dan ditampung oleh tempat yang baru karena bencana gunung berapi dapat digolongkan ke dalam difusi penampungan.

Sumber Bacaan:Metode Analisa Geografi by Bintarto

Selasa, 16 November 2010

pahami - pendekatan geografi

Pendekatan geografi
a) Pendekatan Keruangan
Pendekatan keruangan adalah suatu metode analisis yang menekankan pada eksistensi ruang yang berfungsi untuk mengakomodasi kegiatan manusia.
Contoh :
Pada musim hujan Jakarta banjir, karena tiada sejengkal tanahpun yang dapat untuk peresapan air, lahan untuk pemukiman, kantor dan jalan selain itu penduduknya membuang sampah di saluran air.

b) Pendekatan Ekologi/kelingkungan
Pendekatan ekologi (ecological approach) merupakan metodelogi untuk mendekati , menelaah dan menganalisis suatu gejala atau masalah geografi dengan menerapkan konsep dan prinsip ekologi. Pendekatan ekologi diarahkan kepada hubungan manusia sebagai makhluk hidup dengan lingkungannya.
Contoh :
Daerah Jakarta banjir karena hutan didaerah Bogor/puncak terjadi penggundulan hutan.

c) Pendekatan Kompleks Wilayah
Analisis geografi dalam pendekatan kompleks wilayah mempelajari fenomena atau kejadian berdasarkan hubungan aspek-aspek suatu wilayah tertentu yang berkaita dengan wilayah lainnya. Artinya, permasalahan yang dikaji dalam pendekatan kompleks wilayah adalah permasalahan keruangan komplek antar wilayah yang tidak dapat diselesaikan dengan hanya pada satu ruang wilayah tertentu.
Contoh :
Untuk mengatasi banjir di Jakarta, Pemda DKI bekerjasama dengan Pemda daerah sekitarnya (Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) untuk memperbaiki DAS dan menggalakkan penghijauan.