1. Sifat-sifatnya
a. Di Pulau Jawa:
• Sungai-sungainya pendek
• Alirannya deras
• Daya erosi besar
• Banyak mengangkut materi hasil erosi (lumpur, pasir, dll)
• Sudah tidak berfungsi untuk lalu-lintas ke daerah pedalaman
b. Di Pulau Sumatera
• Sungai-sungainya panjang
• Alirannya tenang
• Muaranya berbentuk esturia (corong)
• Daya erosi tidak besar (airnya jernih)
• Sangat besar artinya untuk lalu lintas ke daerah pedalaman
c. Di Pulau Kalimantan
• Sungai-sungainya panjang-panjang dan lebar-lebar
• Alirannya tenang
• Muaranya berbentuk estuaria
• Daya erosi tidak besar (airnya jernih)
• Sangat besar artinya untuk lalu lintas ke daerah pedalaman
2. Manfaatnya
a. Menghasilkan ikan
b. Menghasilkan bahan bangunan (pasir,batu,dll)
c. Untuk pengairan
d. Untuk pembangkit tenaga listrik
e. Untuk lalu lintas dan pengangkutan
f. Untuk mencukupi keperluan air minum
Sumber bacaan: salldein,dkk (Geografi dan Kependudukan)
Geografi merupakan ilmu yang sangat penting utuk dikaji, karena geografi memiliki potensi fisik dan sosial serta teknik yang mampu memberikan deskripsi aktual :)
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan UMUM. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 April 2011
Sabtu, 12 Juni 2010
Rumah Lamin (Kalimantan Timur)
Rumah lamin merupakan rumah adat dayak, khusunya yang berada di Klaimantan timur. Kata ’rumah lamin’ memililki arti rumah panjang kita semua, di mana rumah ini digunakan untuk beberapa keluarga yang tergabung dalam satu keluarga besar. Ciri dari rumah ini berbentuk panggung degan ketinggian kolong sampai 3 meter. Denahnya berbentuk segi empat memanjang dengan atap pelana. Bagian gevel diberi teritis dengan kemiringan curam. Tiang-tiang rumah terdiri dari dua bagian, bagian pertama menyangga rumah dari bawah sampai atap, bagian kedua merupakan tiang kecil yang mendukung balok-balok lantai panggung. Baik tiang utama maupun pendukung yang berada di bagian kolong terkadang diukir dengan bentuk patung-patung untuk mengusir gangguan roh jahat.
Ukuran rumah lamin dapat memilikilebar 25 meter, sedang panjangnya sampai 200 meter. Karena panjangnya dapat terdapat beberapa pintu masuk yang dihubungkan oleh beberapa tangga pula. Pintu masuk rumah berada pada sisi yang memanjang.Ruang dalam rumah lamin terbagi menjadi dua bagian memanjang di sisi depan dan belakang. Sisi depan merupakan ruangan terbuka untuk menerima tamu, upacara adat dan tempat berkumpul keluarga. Bagian belakangnya terbagi menjadi kamar-kamar luas, di mana satu kamar dapat dihuni oleh 5 keluarga.
Rumah lamin dihias dengan ornamentasi dan dekorasi yang memilik makna filosofis khas adat dayak. Ornamentasi yang khusus dari rumah lamin milik bangsawan adalah hiasan atap yang memiliki dimensi sampai 4 meter dan terletak di bubungan. Warna-wara yang digunakan untuk rumah lamin juga memiliki makna tersendiri, warna kuning melambangkan kewibawaan, warna merah melambangkan keberanian, warna biru melambangkan loyalitas dan warna putih melambangkan kebersihan jiwa. Pada halaman depan juga terdapat tonggak-tonggak kayu yang diukir berbentuk patung. Tiang patung kayu yang terbesar dan tertinggi berada di tengah-tengah, bernama ’sambang lawing’ yang dipergunakan untuk mengikat binatang korban yang digunakan dalam upacara adat.
Ukuran rumah lamin dapat memilikilebar 25 meter, sedang panjangnya sampai 200 meter. Karena panjangnya dapat terdapat beberapa pintu masuk yang dihubungkan oleh beberapa tangga pula. Pintu masuk rumah berada pada sisi yang memanjang.Ruang dalam rumah lamin terbagi menjadi dua bagian memanjang di sisi depan dan belakang. Sisi depan merupakan ruangan terbuka untuk menerima tamu, upacara adat dan tempat berkumpul keluarga. Bagian belakangnya terbagi menjadi kamar-kamar luas, di mana satu kamar dapat dihuni oleh 5 keluarga.
Rumah lamin dihias dengan ornamentasi dan dekorasi yang memilik makna filosofis khas adat dayak. Ornamentasi yang khusus dari rumah lamin milik bangsawan adalah hiasan atap yang memiliki dimensi sampai 4 meter dan terletak di bubungan. Warna-wara yang digunakan untuk rumah lamin juga memiliki makna tersendiri, warna kuning melambangkan kewibawaan, warna merah melambangkan keberanian, warna biru melambangkan loyalitas dan warna putih melambangkan kebersihan jiwa. Pada halaman depan juga terdapat tonggak-tonggak kayu yang diukir berbentuk patung. Tiang patung kayu yang terbesar dan tertinggi berada di tengah-tengah, bernama ’sambang lawing’ yang dipergunakan untuk mengikat binatang korban yang digunakan dalam upacara adat.
Langganan:
Postingan (Atom)